Feb 23 2012

Cinta dan Sayang

Ada sebuah pertanyaan dari salah seorang sahabat @blogdetik:

pertanyaan-bbcblogdetik-untuk-kamis

Dua buah kata yang saya sendiri sebenarnya bingung untuk memaknai dan membedakannya. Banyak orang yang bilang bahwa cinta itu adalah ungkapan perasaan yang biasanya untuk pasangan hidup kita (Pacar, Suami/ Istri, Selingkuhan, atau apalah), sedangkan sayang adalah ungkapan perasaan untuk orang-orang dekat kita. Orang tua, kakak, adik ataupun sahabat kita. Banyak juga yang mengatakan kalau sayang itu bisa dibagi ke semua orang sedangkan cinta hanya untuk satu orang.

Atau ada ungkapan dari seorang teman, “rasa sayang lebih dalam daripada cinta, sayang tidak mudah berubah, sayang membuatmu berkorban dan rela menderita demi orang yang kau sayangi, cinta ingin memiliki namun sayang hanya ingin melihat orang yang disayanginya bahagia.. walaupun harus kehilangan….”

Benarkah ungkapan-ungkapan diatas? Entahlah, karena saya sendiri bukan ahli bahasa. Tapi berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia tidak pernah dituliskan kedua kata tersebut berbeda makna. Di kamus tertulis arti sayang: kasih, cinta. Demikian juga arti kata cinta: menaruh kasih sayang, menyukai. Lalu bagaimana banyak orang yang sering membedakan dua kata tersebut? Coba tanyakan kepada rumput yang bergoyang atau semut merah yang berbaris di dinding. Mungkin mereka tahu jawabnya.

Bahasa Indonesia memang kaya akan kata. Satu kata bahkan bisa memiliki banyak sinonim. Banyak kata bersayap, seperti kata cinta dan sayang. Beda bahasa kita, beda lagi dengan bahasa Inggris. Dalam bahasa inggris pemilihan katanya lebih tegas. Untuk mengungkapkan perasaan cinta kepada semua orang, entah itu pasangan, orang tua, anak ataupun sahabat, menggunakan kata yang sama; love.

Sama atau beda seharusnya nggak perlu dipermasalahkan. Toh, secara arti kata maknanya sama saja. Kepada pasangan kita, mau memakai kata cinta atau sayang menurutku nggak masalah. Begitupun kepada orang tua, anak ataupun sahabat kita. Yang jadi masalah adalah ketika cinta dan sayang itu tidak berlandaskan kepada Sang Maha Cinta, kepada Pemilik Cinta diatas cinta, Allah Azza Wa Jalla.


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?




Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply